<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> 
  <rss version="2.0"><channel> 
				<title>RSS Website | resmi | SDN 14 Singkawang</title> 
				<description>Menyajikan berita terbaru, tentang SDN 14 Singkawang</description>
				<link>https://sdn14singkawang.my.id/</link> 
				<language>id-id</language><item>
						                <title>SDN 14 Singkawang</title>
						                <link>https://sdn14singkawang.my.id/berita/detail/sdn-14-singkawang</link>
						                <description></description>
					                </item><item>
						                <title>HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 menjadi momentum bagi keluarga besar SDN 14 Singkawang</title>
						                <link>https://sdn14singkawang.my.id/berita/detail/hut-kemerdekaan-republik-indonesia-ke81-menjadi-momentum-bagi-keluarga-besar-sdn-14-singkawang</link>
						                <description>Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81

Video Shorts https://www.youtube.com/@sdn14singkawang-p1d

SDN 14 Singkawang melaksanakan upacara bendera dengan penuh khidmat dan semangat nasionalisme. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Pada pelaksanaan upacara tahun ini, terdapat hal yang istimewa karena guru dan staf Tata Usaha SDN 14 Singkawang dipercaya untuk menjadi petugas upacara. Dengan penuh tanggung jawab, seluruh petugas menjalankan tugas masing-masing dengan disiplin, tertib, dan penuh semangat sehingga upacara dapat berlangsung dengan lancar dan khidmat.

Keterlibatan guru dan staf Tata Usaha sebagai petugas upacara juga menjadi contoh nyata bagi seluruh peserta didik tentang pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan rasa cinta terhadap tanah air. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai perjuangan dan semangat kemerdekaan dapat terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.

Semoga peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 menjadi momentum bagi keluarga besar SDN 14 Singkawang untuk terus meningkatkan semangat pengabdian, kebersamaan, dan dedikasi dalam mendidik generasi penerus bangsa. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! Semangat kemerdekaan terus berkobar untuk Indonesia yang semakin maju, bersatu, dan sejahtera. MERDEKA . . .

 

PENULIS : TIM IT SDN 14 OFFICIAL
</description>
					                </item><item>
						                <title>DAY 2 MPLS 2026/2027</title>
						                <link>https://sdn14singkawang.my.id/berita/detail/day-2-mpls-20262027</link>
						                <description>Hari Kedua MPLS

https://youtube.com/shorts/k2XNJqZQ_kQ?si=4BD28o8l4Kz0hgGc

Tgl:14/7/2026 Hari kedua kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) berlangsung dengan penuh semangat dan keceriaan. Sejak pagi kami datang ke sekolah dengan memakai seragam yang rapi dan membawa perlengkapan belajar sesuai arahan dari guru. Setelah semua siswa berkumpul di halaman sekolah, kami mengikuti apel pagi dan senam bersama agar tubuh menjadi sehat dan siap mengikuti kegiatan.

Setelah itu, kami masuk ke kelas dengan tertib. Guru menjelaskan berbagai tata tertib yang harus dipatuhi selama berada di sekolah, seperti datang tepat waktu, menjaga kebersihan kelas, menghormati guru dan teman, serta selalu menggunakan kata-kata yang sopan. Guru juga mengajarkan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan saling membantu agar suasana belajar menjadi nyaman dan menyenangkan.

Pada hari kedua ini kami juga diajak berkeliling untuk mengenal lingkungan sekolah. Kami mengunjungi ruang kepala sekolah, ruang guru, perpustakaan, UKS, kantin, mushola, taman, dan lapangan. Guru menjelaskan fungsi setiap ruangan serta cara menjaga kebersihan dan ketertiban di lingkungan sekolah. Dengan kegiatan tersebut, kami menjadi lebih mengenal sekolah dan tidak bingung ketika membutuhkan suatu ruangan.

Selain itu, kami mengikuti berbagai permainan edukatif yang melatih kerja sama, keberanian, dan kekompakan. Kami saling berkenalan dengan teman-teman baru, belajar bekerja dalam kelompok, serta saling menghargai pendapat satu sama lain. Suasana kelas terasa hangat, menyenangkan, dan penuh tawa sehingga kami semakin akrab dengan teman-teman dan guru.

Guru juga memberikan motivasi agar kami selalu rajin belajar, berani bertanya jika belum memahami pelajaran, serta memiliki sikap jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Kami diingatkan untuk menjaga nama baik sekolah dengan berperilaku sopan, menghormati semua warga sekolah, dan selalu menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat.

Kegiatan hari kedua MPLS memberikan banyak pengalaman yang berharga. Saya merasa lebih percaya diri karena sudah mulai mengenal lingkungan sekolah, guru, dan teman-teman baru. Saya berharap dapat belajar dengan sungguh-sungguh, memperoleh banyak ilmu, meraih prestasi, serta menjadi siswa yang rajin, disiplin, bertanggung jawab, dan membanggakan orang tua serta sekolah.

#SDN14Singkawang

#SekolahBisa

#SingkawangHebat

#PendidikanKarakter

Penulis : PANITIA MPLS 
</description>
					                </item><item>
						                <title>Pembukaan Tahun Ajaran Baru dan MPLS Ramah SD Negeri 14 Singkawang Tahun Pelajaran 2026/2027</title>
						                <link>https://sdn14singkawang.my.id/berita/detail/pembukaan-tahun-ajaran-baru-dan-mpls-ramah-sd-negeri-14-singkawang-tahun-pelajaran-20262027</link>
						                <description>Singkawang, 13 Juli 2026 SD Negeri 14 Singkawang secara resmi mengawali Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan menyelenggarakan kegiatan Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang berlangsung di halaman sekolah pada Senin pagi. Kegiatan diikuti oleh seluruh peserta didik baru, guru, tenaga kependidikan, serta orang tua/wali murid dengan penuh semangat dan antusias.

Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, serta sambutan oleh Kepala Sekolah. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru dan mengajak mereka untuk menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang aman, nyaman, menyenangkan, serta penuh semangat belajar.

Mengusung tema "ANAK HEBAT, KEBIASAAN HIDUP SEHAT",

adalah gagasan bahwa anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang kuat, cerdas, dan berprestasi dengan membiasakan pola hidup sehat sejak dini. Kebiasaan ini membantu menjaga kesehatan tubuh, meningkatkan semangat belajar, dan mencegah berbagai penyakit.

Beberapa contoh kebiasaan hidup sehat antara lain:


	Makan makanan bergizi seimbang, seperti sayur, buah, lauk berprotein, dan minum air putih yang cukup.
	Berolahraga secara teratur, misalnya bermain di luar, berlari, bersepeda, atau senam.
	Menjaga kebersihan diri, seperti mandi dua kali sehari, mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah dari toilet, serta menggosok gigi pagi dan malam.
	Tidur yang cukup, agar tubuh dan otak dapat beristirahat dengan baik.
	Menjaga kebersihan lingkungan, misalnya membuang sampah pada tempatnya dan menjaga rumah maupun sekolah tetap bersih.


Manfaat kebiasaan hidup sehat:


	Tubuh menjadi lebih kuat dan tidak mudah sakit.
	Lebih bersemangat saat belajar dan bermain.
	Pertumbuhan dan perkembangan berlangsung dengan baik.
	Meningkatkan konsentrasi, rasa percaya diri, dan kualitas hidup.


Kesimpulannya, anak yang membiasakan hidup sehat memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh menjadi anak yang sehat, aktif, cerdas, dan berprestasi. Oleh karena itu, kebiasaan hidup sehat sebaiknya diterapkan setiap hari sejak usia dini.

kegiatan MPLS bertujuan membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah, para guru, tenaga kependidikan, tata tertib, budaya sekolah, serta berbagai kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler yang tersedia. Pelaksanaan MPLS juga mengedepankan pendekatan yang ramah anak, tanpa perundungan maupun tindakan yang tidak mendidik, sejalan dengan kebijakan pelaksanaan MPLS Ramah pada tahun ajaran 2026/2027.

Dalam rangkaian kegiatan, peserta didik diajak berkeliling lingkungan sekolah untuk mengenal ruang kelas, perpustakaan, UKS, mushola, lapangan, serta fasilitas pendukung lainnya. Selain itu, siswa mengikuti berbagai permainan edukatif, kegiatan penguatan karakter, pembiasaan hidup bersih dan sehat, serta pengenalan budaya positif yang diterapkan di SD Negeri 14 Singkawang.

Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan senyum dan semangat dari para siswa baru yang didampingi kakak kelas, guru, dan panitia. Orang tua juga turut memberikan dukungan agar anak-anak dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan sekolah yang baru.

Melalui kegiatan ini, SD Negeri 14 Singkawang berharap seluruh peserta didik baru dapat mengenal sekolah dengan baik, membangun rasa percaya diri, menjalin persahabatan, serta tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, disiplin, berprestasi, dan berakhlak mulia.

Selamat datang kepada seluruh keluarga baru SD Negeri 14 Singkawang. Semoga Tahun Pelajaran 2026/2027 menjadi awal perjalanan yang penuh semangat, prestasi, dan kebahagiaan bagi seluruh warga sekolah.

 

Penulis; PANITIA MPLS 
</description>
					                </item><item>
						                <title>SDN 14 Singkawang Sambut Peserta Didik Baru Melalui Kegiatan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027</title>
						                <link>https://sdn14singkawang.my.id/berita/detail/sdn-14-singkawang-sambut-peserta-didik-baru-melalui-kegiatan-mpls-tahun-ajaran-20262027</link>
						                <description></description>
					                </item><item>
						                <title>SDN14SINGKAWANGHEBAT</title>
						                <link>https://sdn14singkawang.my.id/berita/detail/sdn14singkawanghebat</link>
						                <description></description>
					                </item><item>
						                <title>Program MPLS Untuk Jenjang SD Tahun Ajaran 2026/2027 Lengkap</title>
						                <link>https://sdn14singkawang.my.id/berita/detail/program-mpls-untuk-jenjang-sd-tahun-ajaran-20262027-lengkap</link>
						                <description>Kementerian  Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menerbitkan regulasi terbaru mengenai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, yaitu Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026. 

Aturan ini menjadi acuan utama, khususnya untuk menciptakan masa transisi yang aman, inklusif, dan menyenangkan bagi murid baru di jenjang  Sekolah Dasar (SD).

Berikut adalah poin-poin penting pedoman pelaksanaan MPLS SD Tahun 2026 yang perlu diperhatikan oleh sekolah dan guru:

Ketentuan Umum & DurasiDurasi Pelaksanaan: 

MPLS dilaksanakan selama 5 (lima) hari pada minggu pertama awal tahun ajaran baru.

Waktu Kegiatan

Harus dilaksanakan pada jam pelajaran sekolah. Tidak diperbolehkan mengadakan kegiatan di luar jam sekolah atau malam hari.

Prinsip Utama

Mengusung asas Budaya Sekolah Aman dan Nyaman untuk menjamin pelindungan fisik dan kesejahteraan psikologis anak.

MPLSSD

 

Materi Utama (Wajib)

Berdasarkan Pasal 13 Permendikdasmen No. 12/2026, sekolah wajib memberikan materi utama yang bertujuan membangun lingkungan  belajar yang ramah:

1. Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat: Penanaman karakter dasar dan pembiasaan positif sejak dini.

2. Pagi Ceria: Aktivitas pembuka yang menyenangkan untuk menumbuhkan semangat belajar dan memotivasi murid.

3. Sopan dan Santun Bermedia Sosial: Pengenalan dasar etika digital yang disesuaikan dengan porsi anak usia SD.

Astronomi

4. Budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun): Penguatan tata krama dan interaksi sosial yang positif di lingkungan sekolah.

 

Materi Pilihan: 

Selain materi wajib di atas, sekolah dapat menambahkan materi pilihan sesuai dengan kebutuhan, karakteristik, atau ciri khas satuan pendidikan masing-masing (misalnya pengenalan sarana prasarana sekolah dengan pendekatan bermain).

SumberDaya Pendidikan

Aturan Tegas: Seragam dan atribut yang digunakan tidak boleh memberatkan murid atau orang tua/wali, serta wajib bersifat edukatif.

LembagaPemerintah

 

Larangan Keras Selama MPLS 2026

1. Untuk menjaga marwah pendidikan dan keselamatan murid, kementerian melarang keras hal-hal berikut:

2. Melakukan perpeloncoan atau segala bentuk tindak kekerasan/perundungan (bullying).

3. Melakukan pungutan biaya dalam bentuk apa pun.Memberikan aktivitas yang tidak relevan dengan tujuan pengenalan sekolah

4. Menggunakan atribut yang tidak edukatif (misalnya papan nama dari kardus yang menyulitkan, kuncir rambut tidak wajar, dll).

5. Melibatkan alumni sebagai penyelenggara kegiatan.

LingkunganSekolah

6. OSIS atau perwakilan murid hanya boleh dilibatkan sebagai pendamping di bawah pengawasan ketat guru.

Alur Administrasi Sekolah

Sebagai bentuk akuntabilitas, sekolah memiliki kewajiban administratif pasca pelaksanaan:

1.Pelaksanaan Evaluasi: Segera setelah MPLS selesai. Sekolah melakukan evaluasi internal mengenai ketercapaian program dan hambatan selama 5 hari pelaksanaan.

2.Penyampaian Hasil ke Orang Tua: Pasca-kegiatan. Menyampaikan hasil evaluasi pelaksanaan MPLS kepada orang tua atau wali murid sebagai bentuk transparansi.

Ajaran2026

3.Pelaporan Resmi: Maksimal 30 hari kerja. Melaporkan penyelenggaraan MPLS kepada Dinas Pendidikan setempat atau Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah paling lambat 30 hari kerja setelah kegiatan usai.

Untuk program dan materi MPLS jenjang SD tahun ajaran 2026/2027 selengkapnya bisa Anda download >>> DISINI
</description>
					                </item><item>
						                <title>Poster Lengkap Hiasan Kelas 1 - 6 Dilengkapi dengan Prompt AI</title>
						                <link>https://sdn14singkawang.my.id/berita/detail/poster-lengkap-hiasan-kelas-1--6-dilengkapi-dengan-prompt-ai</link>
						                <description>Menghias kelas bukan sekadar aktivitas estetika, melainkan sebuah strategi pedagogis yang mampu menstimulasi nalar siswa sekolah dasar. Sebagai wali kelas, saya melihat bahwa ruang belajar yang dihiasi dengan penuh kreativitas dapat menjadi “laboratorium kecil” bagi anak-anak untuk mengasah daya pikir, imajinasi, dan logika mereka. Kelas yang dihias dengan poster edukatif, sudut baca, pajangan karya siswa, serta warna-warna yang menenangkan akan menghadirkan suasana yang memancing rasa ingin tahu. Rasa ingin tahu inilah yang menjadi pintu masuk utama bagi berkembangnya nalar. Ketika siswa melihat dinding kelas penuh dengan simbol matematika, kutipan inspiratif, atau gambar peta dunia, mereka terdorong untuk bertanya, menalar, dan menghubungkan informasi dengan pengalaman sehari-hari.

Sebagai wali kelas, saya berpendapat bahwa menghias kelas juga merupakan bentuk komunikasi non-verbal antara guru dan siswa. Dekorasi yang dipilih mencerminkan nilai-nilai yang ingin ditanamkan. Misalnya, sudut kelas yang menampilkan karya seni siswa menunjukkan bahwa kreativitas dihargai. Pajangan tentang tokoh-tokoh inspiratif menanamkan teladan. Semua ini secara tidak langsung mengajarkan siswa untuk menalar: mengapa karya mereka dipajang, mengapa tokoh tersebut dijadikan contoh, dan bagaimana hal itu relevan dengan kehidupan mereka. Dengan demikian, kelas yang dihias bukan hanya ruang fisik, tetapi juga ruang simbolik yang mengandung pesan moral dan intelektual.

Selain itu, menghias kelas dapat menjadi sarana kolaborasi. Ketika siswa dilibatkan dalam proses menghias, mereka belajar menalar melalui diskusi, perdebatan kecil, dan kompromi. Misalnya, saat menentukan tema hiasan kelas, siswa akan mengemukakan ide, menimbang kelebihan dan kekurangan, lalu mengambil keputusan bersama. Proses ini melatih logika sosial mereka: bagaimana menyeimbangkan kepentingan pribadi dengan kepentingan kelompok. Nalar tidak hanya tumbuh dari buku teks, tetapi juga dari pengalaman nyata dalam berinteraksi dan mengambil keputusan.

Lingkungan kelas yang dihias dengan baik juga mampu menstimulasi konsentrasi. Warna-warna tertentu, seperti hijau dan biru, terbukti menenangkan pikiran dan membantu fokus. Poster dengan struktur kalimat sederhana dapat memperkuat pemahaman bahasa. Sudut matematika dengan alat peraga konkret membantu siswa menalar konsep abstrak. Semua elemen dekorasi ini bekerja secara sinergis untuk menciptakan atmosfer belajar yang kondusif. Anak-anak yang merasa nyaman dan terinspirasi oleh lingkungannya akan lebih mudah mengembangkan nalar kritis dan kreatif.

Namun, penting bagi wali kelas untuk memastikan bahwa hiasan tidak berlebihan. Dekorasi yang terlalu ramai justru bisa mengganggu fokus. Oleh karena itu, prinsip keseimbangan harus dijaga. Hiasan dipilih bukan hanya karena indah, tetapi juga karena memiliki nilai edukatif. Dengan demikian, kelas menjadi ruang yang harmonis antara estetika dan fungsi. Guru berperan sebagai kurator yang menyeleksi elemen-elemen dekorasi agar benar-benar mendukung perkembangan nalar siswa.

Menghias kelas juga dapat menjadi sarana refleksi bagi siswa. Ketika mereka melihat hasil karya sendiri terpajang, mereka terdorong untuk menilai kembali kualitas pekerjaan mereka. Proses refleksi ini adalah bagian penting dari nalar: kemampuan untuk menilai, mengkritisi, dan memperbaiki diri. Dengan demikian, kelas yang dihias bukan hanya tempat belajar, tetapi juga cermin yang memantulkan perkembangan intelektual dan emosional siswa.

Sebagai wali kelas, saya meyakini bahwa menghias kelas adalah investasi jangka panjang. Anak-anak yang terbiasa berada di lingkungan yang inspiratif akan membawa kebiasaan menalar ke luar kelas. Mereka akan lebih kritis dalam melihat fenomena sosial, lebih kreatif dalam menyelesaikan masalah, dan lebih reflektif dalam mengambil keputusan. Dengan kata lain, kelas yang dihias dengan baik menjadi fondasi bagi terbentuknya generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya nalar tinggi.

Pada akhirnya, menghias kelas bukanlah sekadar mempercantik ruangan, melainkan sebuah strategi pendidikan yang menyeluruh. Ia menyentuh aspek kognitif, afektif, dan sosial siswa. Sebagai wali kelas, saya merasa bertanggung jawab untuk menciptakan ruang belajar yang tidak hanya nyaman secara fisik, tetapi juga kaya secara intelektual. Dengan begitu, setiap sudut kelas menjadi sumber inspirasi, setiap hiasan menjadi pemicu nalar, dan setiap pengalaman belajar menjadi langkah menuju masa depan yang lebih cerah.

Berikut Poster Lengkap Hiasan Kelas 1 - 6 Dilengkap dengan Prompt AI :


	Poster Kelas 1
	Poster Kelas 2
	Poster Kelas 3
	Poster Kelas 4
	Poster Kelas 5
	Poster Kelas 6


Penulis: Ibu Ria
</description>
					                </item><item>
						                <title>-</title>
						                <link>https://sdn14singkawang.my.id/berita/detail/</link>
						                <description></description>
					                </item><item>
						                <title>-</title>
						                <link>https://sdn14singkawang.my.id/berita/detail/</link>
						                <description></description>
					                </item></channel>
  	</rss>